Kuliah
kerja nyata tematik mandiri kelompok 86 Universitas Trunojoyo Madura, adakan
pelatihan pengolahan pangan “Srotot Puding Jegung Desa Pangosean” yang bertempat
di rumah kepala desa pangongsean (08/07).
Pelatihan
pengolahan pangan ini merupakan salah satu program kerja dari KKN Tematik
mandiri 86 UTM yang bahan pokoknya menggunakan jagung muda, dimana jagung
disini merupakan salah satu tumbuhan yang dihasilkan oleh desa pangongsean. Di
desa pangosean jagung hanya digunakan sebagai campuran untuk nasi atau sebagai
makanan ringan saja bahkan jagung setelah dipanen lalu dijual, hal ini
dikarenakan harga jagung setelah panen tidak terlalu mahal.
Namun,
ditangan KKN Tematik mandiri 86 Jagung muda sangatlah berarti dan dapat
menghasilkan nilai jual tinggi, yang dapat diolah menjadi pudot (puding sedot)
dengan nama Srotot Puding Jegung. “Srotot Puding Jegung” ini merupakan program
kerja produk unggulan dari desa pangosean yang diciptakan oleh KKN Tematik
mandiri 86 UTM dengan pemanfaatan potensi lokal yang ada. Dalam pengolahan
pudot atau srotot puding jegung ini dari bahan dasar jagung muda yang habis
dipanen di desa pangongsean lalu dikreasikan dengan bahan-bahan lainnya seperti
nutrijel, gula, tepung meizena, susu, dan bahan lainnya sehingga dapat
dihasilkan srotot puding jegung yang memiliki nilai jual tinggi dan dapat
digemari baik dalam kalangan anak-anak, remaja, maupun lansia. KKN Tematik
mandiri 86 melakukan program kerja ini dengan cara mensosialisasikan serta
memberikan pelatihan kepada ibu-ibu PKK di desa pangongsean. Dengan harapan
produk ini dapat diterima dengan baik dan dapat dijadikan peluang usaha di desa
pangonsean yang nantinya dapat dipasarkan baik di desa pangongsean sendiri
maupun diluar pangosean.

0 Komentar