Pelatihan pembuatan tempat sampah dari botol
bekas
Barang bekas merupakan sampah yang tak
bernilai tinggi, ada beberapa hal yang orang lakukan jika mempunyai atau
menjumpai barang bekas yaitu, menjualnya, membuangnya, atau bahkan membakarnya
hal tersebut menunjukkan bahwa barang tersebut sudah tidak berguna kembali.
Namun, tanpa disadari barang bekas sangatlah berarti, barang bekas masih bisa
di olah dan dijadikan mata pencarian yaitu dengan bumbu-bumbu seni yang
dimiliki dari setiap orang.
Di desa pangongsean, remajanya memiliki
seni yang harus dikembangkan dan hal tersebut dapat menjadikan desa pangongsean
lebih baik lagi, dan berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan masih banyak
sampah yang berserakan dijalan dan hal itu tidak baik untuk lingkungan. Melihat
kondisi dan keterampilan yang dimiliki oleh desa pangongsean KKN 86 Universitas
Trunojoyo Madura adakan pelatihan pembuatan tempat sampah, kegiatan ini
dilakukan dengan tujuan agar barang bekas yang biasanya hanya dijual atau
dibuang begitu saja bisa bermanfaat buat sekitar dan juga membuat lingkungan
sekitar bersih dari sampah.
Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh anggota
KKN 86 Universitas Trunojoyo Madura dan beberapa remaja desa pangongsean yang dilakukan
dalam waktu sehari dengan bahan utama botol mineral bekas dengan dilengkapi
kayu, kawat, cat, dan barang pelengkap lainnya. Dengan diadanya kegiatan ini
KKN 86 UTM berharap remaja pangongsean mampu mengasah terus keterampilan seni
yang dimilikinya dan menjadikan barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga
yang awalnya barang tak ternilai menjadi barang yang bernilai tinggi.

0 Komentar